halaman 135, Melukis Pelangi.
“Allah tak bosan-bosan mengajakku untuk mendekatinya,
Allah tak bosan menunjukkan kepadaku untuk menuju ke arah-Nya. Allah
berkali-kali memanggilku, tapi aku tak juga menggubrisnya. Terkadang manusia
seperti itu. Dilempari bebatuan kecil tak juga merespons, namun begitu dilempar
batu besar, barulah mendongak ke atas.
Betapa banya salah dan kelalaian yang telah kuperbuat,
namun Allah tetap menganugerahkan kebaikan-Nya kepadaku. Dia beri kesedihan,
kerana Dia ingin aku mengadu dan mendekati-Nya.
Sabda Rasulullah s.a.w, “ Apabila seorang mukmin
tertimpa musibah berupa penyakit, keletihan, mual, kesedihan serta kesusahan,
Allah akan melebur dosa perbuatan jeleknya dengan musibah tersebut” (HR Muslim)
Allah sendiri menjanjikan bahawa Dia tidak akan
memberi ujian yang tidak mampu dipikul oleh hamba-Nya. Allah menjanjikan pula
setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Allah sentiasa menggilir keadaan setiap
hamba-hambaNya sebagaimana Allah menggilirkan siang dan malam. Allah juga
menggilir yang sihat dengan yang sakit. “Dan masa (kejayaan dan kehancuran)
itu, kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran) –
Al-Imran:140”





No comments:
Post a Comment